Kamis, 27 September 2012

ANAK DI NUSA KAMBANGAN

Anak di Nusa Kambangan

Seorang warga Aceh Kabupaten Pidie menulis
surat ke anak nya yang ada di penjara Nusa
Kambangan karena dituduh terlibat aksi
separatis.

Bunyinya : "Hasan, bapakmu ini sudah tua,
sekarang sedang musim tanam jagung, dan
kamu ditahan dipenjara pula, siapa yang mau
bantu bapak mencangkul kebun jagung ini?"

Anaknya membalas surat itu beberapa
minggu kemudian: "Demi tuhan, jangan
cangkul itu kebun, saya tanam senjata
disana!" kata si anak dalam surat itu.

Rupanya surat itu disensor pihak rumah
tahanan, maka keesokan harinya, setelah si
bapak terima surat, datang satu peleton
Densus 88 Mabes Polri. Tanpa banyak bicara,
mereka segera ke kebun jagung dan sibuk
seharian mencangkul tanah di kebun jagung
tersebut.

Setelah mereka pergi, kembali si bapak tulis
surat ke anaknya. "Hasan, setelah bapak
terima suratmu, datang satu peleton Densus
88 mencari senjata di kebun jagung kita,
namun tanpa hasil. Apa yang harus bapak
lakukan sekarang?"

Anak kembali membalas surat tersebut.
"Sekarang bapak mulai tanam jagung aja kan
sudah di cangkul Densus 88 dan jangan lupa
ngucapin terima kasih sama mereka..."

Pihak Rutan yang mensensor surat ini
langsung pingsan...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar