Rabu, 26 September 2012

MENIKAH DENGAN TENTARA DAN POLISI



POSTINGAN RASTO ORYZA SATIVA

Wati menikah dengan seorang Tentara,
sedangkan adiknya Wita menikah dengan
seorang Polisi. Tapi Wati dan Wita sering
curhat mengeluh tentang urusan ranjang.

Suatu saat, di dalam kamar Wati memprotes
suaminya: "Kenapa sih Mas, cepet banget
keluarnya. Aku kan msh pengen..!!!"
Sang Suami dengan tegas dan lantang
menjawab: "Aku ini tentara Dik, jadi sekali
keluarkan senjata langsung tembak. Apalagi
dalam keadaan sudah terjepit!! Ingat Filosofi
tentara kill or be to killed, jadi gak boleh
keduluan."

Di kamar lain Wita juga memprotes Suaminya:
"Kenapa sih Mas, lama banget keluarnya.
Dengkulku sampai mau copot, capeeeek....
deeeh..."
Sang suami dengan sigap menjawab: "Aku ini
polisi Dik.. Walau senjata sudah diacungkan,
tapi menembak itu tindakan paling akhir
kalau tidak ada alternatif lain, jangan sampai
melanggar HAM!!! Ingat Dik, filosofi polisi
fight crime, love humanity, help delinquent,
jadi tak boleh nembak sembarangan...! Sabar
yaa Dik.."

Tidak ada komentar:

Posting Komentar